PEMELIHARAAN AYAM BROILER

I. PEMELIHARAAN MASA AWAL (STARTER)


PEMELIHARAAN MINGGU I (MENYAMBUT KEDATANGAN DOC)


1. MEMBUAT PEMBATAS (CHICK GUARD)

Chick guard atau dinding pembatas berfungsi sebagai pambatas tempat hidup anak ayam, diletakkan disekitar pemanas. Dinding ini sangat penting bagi keperluan pemeliharaan anak ayam sampai umur 2 minggu, sebab akan membentuk luasan ruangan terbatas sehingga pemanasan dapat lebih baik dimana anak ayam akan selalu berkumpul dekat dengan tempat pakan dan minum. Secara bertahap pembatas ini dilebarkan dan pada suatu saat akan dilepaskan sama sekali. Dinding pembatas ini biasa terbuat dari karton, seng, triplek, bambu dan lainnya. Tinggi pembatas ini sekitar 45 cm dengan kapasitas 100 ekor/m2.

2. MEMASANG SUMBER PEMANAS (BROODER)

Anak ayam tidak bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga memerlukan pemanasan tambahan selama periode tertentu yaitu sampai umur 7 hari. Penambahan panas ini berfungsi agar DOC menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sebagai informasi suhu tubuh DOC sekitar 350C, sedang suhu lingkungan sekitar 25 – 270C. Sumber pamanas adalah : electric brooder, gas brooder dan lainnya. Pemasangan brooder digantung setinggi 15 – 20 cm diatas litter.

Tabel 1. Kebutuhan Suhu Kandang pada Ayam

Broiler

Umur Ayam

Suhu Kandang ( 0C )

1 hari

35 – 33

2 hari

33 – 30

1 minggu

30 – 28

2 minggu

28 – 25

3 minggu

25 – 22

4 minggu

25 - 22

Alat pemanas harus diperhatikan, jangan sampai ada sumber pemanas yang mati atau panasnya kurang. Suhu indukan bisa diketahui dengan menaruh thermometer di dalam kandang atau bisa juga dengan memperhatikan tingkah laku laku anak ayam dalam kandang. Kenyamanan indukan pada anak ayam dapat dilihat pada gambar berikut :

3. MENYEDIAKAN PAKAN DAN MINUM

Selama beberapa hari tempat pakan menggunakn box/kardus tempat mengemas DOC, tempat minum menggunakan tempat minum ukuran tabung 1 liter atau 4 tabung kecil untuk 100 ekor anak ayam. Pemberian air minum pertama dengan menambahkan larutan gula dengan ketentuan 20 gram gula pasir dicampur 4 liter air diberikan pada 100 ekor ayam. Air gula berguna untuk menambah energi yang hilang selama perjalanan dan menggantikan air tubuh yang hilang, selain mencegah dan mengurangi stress pada ayam. Air gula diberikan selama 1 – 2 hari, setetah itu baru ditambah dengan vitamIn dan antibiotic.


Pemberian makanan dilakukan setelah semua DOC mendapat kesempatan minum atau sekitar 15 menit setelah semua minum. Ransum pada umur minggu I ditaburkan dalam box tempat kemasan DOC dengan tujuan untuk memudahkan DOC menjangkau makanan. Ransum pertama yang diberikan adalah dalam bentuk mash campur dengan crumble dengan kadar protein 21 – 23% dan energi metabolisme 2800 – 3000 kkal/kg. Jatah pemberian pakan minggu I adalah 1,3 kg per 100 ekor ayam (13 gram per ekor per hari). Pemberian vaksin dilakukan pada hari ke 3 atau ke 4 dengan memberi vaksin ND B1 Hitcher melalui tetes mata atau tetes hidung berguna mencegah penyakit ND (New Castle Disease).


PEMELIHARAAN MINGGU II

Pemanas masih diperlukan dengan suhu 320C dan melakukan penimbangan dengan berat minimum 120 gram/ekor pada minggu I, bila berat badan rata-rata diatasnya maka pertumbuhan cukup bagus. Pakan minggu II sudah mencapai 33 gram per ekor per hariatau 3,3 kg setiap 100 ekor per hari. Kebutuhan akan air per hari rata-rata 5,7 liter setiap 100 ekor. Melakukan vaksinasi Gomboro pada umur 10 atau 11 hari dengan metode tetes mulut, berguna mencegah penyakit gumboro.


PEMELIHARAAN MINGGU III

Temperatur kandang diturunkan hingga 290C dengan cara meninggikan gantungn lampu. Melakukan penimbangan dengan rata-rata minggu kedua adalah 360 gram per ekor, jika bobot badan melebihi dari ukuran normal maka pertumbuhan cukup baik. Kebutuhan pakan adalah 4,8 kg per hari per 100 ekor, sedangkan kebutuhan air minum adalah 7,6 liter per hari setiap 100 ekor ayam. Umur 21 melakukan vaksinasi ND yang kedua dengan strain vaksin ND Lasotta melalui air minum, dengan dosis sesuai aturan pada kemasan.

1 komentar:

apa penyebabnya pada minggu pertama kok FCR nya tinggi dan IP nya rendah padahal BB tidak begitu baik

 

Poskan Komentar